Written on 12 November 2016 , by angga , in category News

Untuk mencapai visi Universitas Brawijaya menjadi universitas unggul yang berstandar Internasional, salah satu strategi yang potensial adalah menggalakkan pusat studi dan pohon penelitian di setiap fakultas. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya saat ini memiliki satu pusat studi yang aktif yaitu AURA (Autoimmune, Rheumatic dan allergy). Pusat studi ini telah menjalin kerjasama dengan dunia internasional dan universitas lain untuk aplikasi pada masyarakat yang lebih luas dan nyata. Selain itu ada beberapa kelompok studi yang aktif dalam bidang theraupetik yang juga menjalin kerja sama lintas universitas bahkan dengan industri. Atas pencapaian tersebut, pusat studi dan kelompok kajian tersebut layak dijadikan role model supaya tumbuh pusat studi maupun pohon penelitian baru di FKUB. Penelitian sebaiknya dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat ini disebut penelitian translasional. Pada akhirnya hasil penelitian dapat bernilai secara klinis maupun komersial. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan kolaborasi dari berbagai bidang antar profesi bidang kesehatan maupun di lainnya.

Untuk itu BPPM FKUB menyelenggarakan workshop bertajuk penguatan pohon penelitian dan pusat studi berbasis Translational Research yang diikuti oleh dosen perwakilan seluruh laboratorium dan program studi di FKUB. Kegiatan ini memfasilitasi peneliti mendapatkan informasi tentang pendirian kelompok kajian dan pusat studi sekaligus mempertemukan peneliti dengan peneliti lainnya sesuai dengan minat dan bidang. Workshop dilaksanakan pada tanggal 11 – 12 November 2016 dengan mengundang Dirjen Dikti : Prof.Dr.Ali Ghufron Mukti, M.Sc., PhD, Direktur LPDP : Eko Prasetyo, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS selaku Rektor UB, pemateri sesi ilmiah yaitu dr. Saifur Rohman, SpJP (K) Ph.D sebagai Ketua Kelompok Kajian Kardiovaskuler, Prof.Dr.dr. Kusworini,Sp.PK sebagai Ketua Kelompok Kajian Lupus, dan Dr.drg. Nur Permatasari, MS sebagai Ketua Kelompok Kajian Physallis.
Adapun output yang dihasilkan dari workshop ini adalah terbentuknya kelompok kajian baru yaitu degeneratif dan malaria, pemantapan kelompok kajian/pusat studi yang sudah ada, road map serta program kerja.

penguatan pohon penelitian 1

penguatan pohon penelitian 2